Kertas Posisi Raperda Pengendalian Tower/ Menara BTS/ Menara Telekomunikasi di Kota Semarang tahun 2016.

Kertas Posisi

Raperda Pengendalian Tower/ Menara BTS/ Menara Telekomunikasi

di Kota Semarang tahun 2016

 

Pendahuluan

Pendirian Tower/ Menara BTS/ Menara Telekomunikasi di Kota Semarang sering menimbulkan masalah. Dari pengalaman pendampingan YLBHI-LBH Semarang selama ini di Jatisari-Mijen, Genuk Karanglo-Candisari, Lamper Kidul-Semarang Selatan dan Gayamsari menunjukkan, sebenarnya banyak pendirian tower yang ditolak oleh warga karena terindikasi tidak berijin, pemalsuan persetujuan warga maupun upaya-upaya intimidasi serta tidak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya.

Selain itu, pemerintah juga kewalahan untuk mengontrol pendirian tower atau menara BTS karena keterbatasan personil atau petugas. Hal ini muncul ketika pada satu waktu  sekitar tahun 2013 dan 2014 YLBHI-LBH Semarang, Pattiro Semarang dan warga Gayamsari beraudiensi ke Pemerintah. Diketahui bahwa banyak tower/ menara BTS/ menara Telekomunikasi di Kota Semarang ilegal atau tidak berijin.  Tidak kalah mengejutkan, pada saat audiensi tersebut, BPPT menyampaikan jumlahnya ratusan tower.

Selengkapnya… 

 

Posts created 87

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas