Program TIFA

4 - Jul - 2014 - by - Program - No Comments »

Selama tahun 2011-2013 LBH Semarang bekerjasama dengan Yayasan TIFA melaksanakan Program “Mendorong Hak Akses Informasi, HakAkses Partisipasi dan Hak Akses Keadilan dalam Penataan Ruang di Jawa Tengah”. Latar Belakang program ini mengingat tujuan dasar UU No. 26/2007 tentang Penataan Ruang adalah mereformasi seluruh proses dan praktek penataan ruang di Indonesia. Salah satunya adalah dengan melibatkan seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam proses penataan ruang. Peran masyarakat dalam penataan ruang diakui secara implisit dalam UU 26/2007 yaitu dengan terlibat dalam tiga tahapan proses penataan ruang, pertamapartisipasi dalam penyusunan rencana tata ruang, keduapartisipasi dalam pemanfaatan ruang dan ketiga partisipasi dalam pengendalian penataan ruang (pengawasan) – Pasal 65 (ayat 2) UU No.26/2007.

UU tersebut juga mengatur hak dan kewajiban berkait dengan keterlibatan dalam penataan ruang melalui hak akses. Hak akses adalah hak untuk memperoleh akses terhadap informasi, partisipasi dan keadilan. Akses pada informasi berarti diakuinya hak untuk memperoleh informasi yang utuh, akurat dan mutakhir untuk kepentingannya. Akses pada partisipasi berarti jaminan terhadap keikutsertaan dalam pengambilan keputusan baik dalam perencanaan, penetapan kebijakan dan program pembangunan maupun pembentukan peraturan perundang-undangan. Sedangkan akses terhadap keadilan adalah jaminan mendapatkan keadilan sehingga masyarakat memiliki kesempatan menempuh jalur hukum apabila haknya tidak terpenuhi.

Setiap orang dalam hal ini siapapun yang menjadi warga sebuah provinsi dapat mengakses informasi penataan ruang yang di kuasai oleh instansi yang penyelenggarakan penataan ruang. Informasi yang dimaksud harus tersedia setiap saat. Akses informasi ini penting sebagai dasar masyarakat untuk memberikan masukan aktif dalam tahapan proses penataan ruang (Pasal 60 UU no.26/2007). Jaminan hak akses informasi semakin diperkuat dengan UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, namun pada implementasi, masyarakat sulit untuk mengakses hak tersebut. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang melakukan uji akses dilakukan dari juni 2011 – januari 2012 di Jepara. Hasil uji akses, dari 39 permohonan informasi kepada 14 instansi Kabupaten Jepara, hanya 1 (satu) permohonan yang dikabulkan, sedangkan 38 harus melewati keberatan internal badan publik dan sengketa informasi di Komisi Informasi.

Sementara disisi lainnya hak akses belum sepenuhnya diperoleh masyarakat, akibatnya terjadi konflik penataan ruang di berbagai tempat di Jawa Tengah. Data Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang pada tahun 2011 menunjukkan, 46 kasus konflik antara masyarakat dengan pihak pertambangan, perkebunan, kehutanan, hingga militer. Seluruhnya mencakup lebih dari 10.000 Ha. Jumlah itu menurun dari tahun 2010 yang tercatat 53 konflik, namun luasan lahan sengketa tidak berkurang signifikan. Sebagai perbandingan, tahun 2009 lalu terdapat 42 konflik dengan luas 10.587,18 hektare. Konflik ini kerap merugikan masyarakat. Penganiayaan petani, penembakan yang menyebabkan luka hingga kematian, bahkan penangkapan sampai pemenjaraan atau kriminalisasi petani adalah bagian dari konflik tersebut. Dalam 10 tahun terakhir, telah terjadi 262 kasus kriminalisasi petani di Jawa Tengah.

Melihat data konflik di Jawa Tengah, hasil uji akses selama 2011 serta peluang di peraturan UU No 26/2007 dan UU No 14/2008, maka Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang memandang penting untuk melakukan program tersebut.

 



Leave a Comment

Tulisan Terkait

7 - Mar – 2016 - Admin

KALABAHU 2016


29 - May – 2017 - Admin

PENERIMAAN PENGABDI BANTUAN HUKUM (PBH) LBH SEMARANG Tahun 2017


27 - Mar – 2017 - Admin

KALABAHU 2017: Membumikan Bantuan Hukum Struktural Untuk Keadilan Sosial dan Pemuliaan Martabat Kemanusiaan


4 - Jul – 2014 - Andiyono

Program TIFA


27 - Aug – 2014 - Admin

KALABAHU ANGKATAN 17 TAHUN 2014


© Copyright 2017 by Yayasan LBH Indonesia - Lembaga Bantuan Hukum Semarang
Pertanyaan, saran, keberatan, harap disampaikan melalui email: yunianto2008@gmail.com

Alamat:
Jl. Jomblangsari IV No. 17 Jomblang
Candisari, Semarang
Telp. (024)86453054, 86453050 Fax. (024)86453054